PAMERAN 30x30 GOES TO BANDUNG | PREPARATION



pameran 30x30 goes to bandung



[ewafebriart.com] PAMERAN 30x30 GOES TO BANDUNG | PREPARATION  Masih segar ingatan di kepala tentang Pameran 30x30 yang diselenggarakan bulan Desember lalu di Marto Art Center. Ternyata, perjalanan kami tak terhenti sampai di situ saja. Kami masih ingin berkelana menyebar misi. Tenang misi kami tak seheboh Kerajaan Agung Sejagat maupun Sunda Empire. 五五五 Tapi setidaknya Misi kami lebih penting dari mereka 不不不. 

PAMERAN 30x30 GOES TO BANDUNG | PREPARATION



Pertengahan Januari 2020 lalu, saya mendapatkan kabar gembira melalu pesan Whatsapp di Grup. Bahwasannya perjalanan 30x30 masih akan terus berlanjut. Rasanya tuh seneng sekaligus deg-degan. 

Seneng karena saya memiliki kesempatan kedua untuk turut serta di project art ini. Deg-degan karena saya bingung dan mikir, kontribusi apa yang bisa saya berikan pada project ini. 

Supaya teman-teman gak bingung tentang project art ini, saya akan angkat sedikit tentang alasan diadakannya pameran ini. 


LATAR BELAKANG 


30x30 at kilau art studio


30X30 Merupakan perwujudan aksi kepedulian para seniman terhadap dampak lingkungan di Bumi. Sebagai bentuk dukungan Campaign 30x30 yang diusung oleh OceanUnited maupun Nature.Org, kami juga ikut turut serta menyebarkannya melalui karya seni. 

Aksi 30x30 sendiri merupakan salah satu solusi yang sedang digalakkan dalam mengurangi kerusakan di Bumi , terutama untuk menghadapi tahun 2030 ke depan.

Jika Ocean United bersuara melalui kegiatan yang fokus pada perairan laut, Nature Organzation fokus pada konservasi alamnya, kami bersuara melalui karya. Itulah sebabnya nama pameran yang kami gunakan adalah 30 x 30.

Pameran 30 x 30 bukan hanya tentang wadah memajang hasil karya saja, tapi kami membawa pesan awareness dalam bentuk suatu karya. Inilah yang membuat saya merasa bahwa art project ini tidak biasa.

TEMA ART PROJECT 




Untuk Tema Art project kali ini, sepertinya bakalan tetap sama dengan pameran bulan lalu. Tema yang digunakan untuk 30 x 30 ini, sebenarnya tak terbatas pada konservasi alam semesta. Kami juga berusaha mengangkat isu yang lainnya.

Seperti konsumerisme yang merajalela, perubahan iklim, gender, media, modern slavery, social justice dan human right, dan sustainable agriculture.

Karya diharapkan sesuai dengan tema yang sudah ditentukan. Untuk mediumnya sendiri dibatasi ukuran 30 x 30 yang merupakan simbol dari pameran ini juga. hehehe..

Bentuk karyanya bisa berupa lukisan, sketch, patung, bahkan instalasi. Peserta dibebaskan menuangkan imajinasinya dalam bentuk apapun asal sesuai tema yang ditentukan.

PLANNING ART PROJECT 



art project 30x30



Jumat lalu 31 Januari 2020, untuk pertama kalinya saya dilibatkan secara langsung dari awal proses project ini. Kalo dulu saya hanya datang dengan menyuguhkan karya yang akan dipajang, kali ini saya diberi kesempatan untuk terlibat dalam proses perencanaan dari awal.

Ada banyak perbedaan yang saya rasakan pada project kali ini. Terutama tentang persepsi misi. Jika sebelumnya saya lebih egois, kali ini saya ingin lebih berkontribusi menyampaikan misi.

Loh kok Egois ? Iya.. lawung saya dulu datangnya tinggal majang karya doank, tanpa ikutan andil yang lain-lain, hihihi..

Kali ini saya ikut nimbrung berdiskusi (walaupun cuma jadi pendengar 不不) tentang project ini. Hitung-hitung dapet ilmu gratis juga. hahaha..

Rencananya Pameran ini akan digelar di Huis Bandung Awal Maret nanti. Itu artinya, kami masih punya 1 bulan penuh untuk mempersiapkan diri. Hehehe.. Sejauh ini kami sudah mulai bagi-bagi tugas siapa saja kordinator yang bisa membantu berjalannya acara ini.

Peranan saya mungkin tak sebesar panitia yang lainnya, tapi setidaknya saya bisa memperkenalkan art project ini melalui Blog pribadi. Dan bercerita tentang proses yang kami jalani hingga hari H nanti, tsaaah.

Event ini masih diprakarsi oleh para seniman  yang bergabung dalam Locainstitute dan Kilau Art Studio. Ada Saepul Bahri sebagai owner Kilau Art Studio, Ada Rengga Satria, Faturrohman, Fitra Aditya, Tunggul, dan masih banyak yang lainnya.

Dari perbincangan kemarin dengan para tetua, kami berencana melibatkan kurang lebih 75 hingga 100 seniman. Jumlah ini tentunya hasil kolaborasi dari seniman Jakarta dan Bandung. Hehehe..

Untuk acaranya sendiri kayaknya bakalan seru nih. Sama seperti di Marto Art kemarin, rencananya acara akan diisi dengan beberapa event lainnya. Seperti pertunjukan, talkshow, diskusi dll. Pokoknya gak cuma pameranlah. Detailnya seperti apa ? Hmm.. nanti dulu, tunggu updatean selanjutnya. 


KESIMPULAN


30x30 bagi saya bukan cuma wadah untuk memperkenalkan karya saja, tapi lebih dari itu saya merasakan ada value di sana. Bersama-sama kami berusaha untuk menyebarkan virus kesadaran terhadap dampak lingkungan yang akan kita hadapi di masa mendatang.

Meskipun bentuk kepedulian ini berbentuk karya seni, tapi bukan berati saya lupa untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh sederhananya, ya mungkin dengan cara mengurangi penggunaan plastik.

Nah, kamu juga ya ? hihihi.. Jangan lupa untuk ikutan menyelamatkan bumi kita tercinta ini. Di mulai dari diri sendiri dulu aja. Hal yang sederhana dan mudah diterapkan. 

Owh iya, jangan lupa juga nanti datang ke pameran kami ya ? ditunggu lanjutan cerita selanjutnya. 




SELAMAT BERKARYA 

0 comments

Dalam beberapa kasus kolom komentarnya tidak mau terbuka, Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.