Filosofi seni ewafebri

Filosofi Seni Ewafebri

Dunia jamur menjadi simbol pertumbuhan yang sunyi, rasa ingin tahu yang tak pernah padam, dan kebijaksanaan yang lahir dari perjalanan hidup

Kenali lebih dekat filosofi, elemen, dan para penghuni Dunia Seni Ewafebri dengan mengunjungi halaman karakter dan ceritanya.

Jelajahi Dunia Seni Ewafebri
Paradoks Kehidupan

Online Exhibition: Paradoks Kehidupan

Apakah kamu sering merasa terjebak di antara ambisi dan kedamaian jiwa dalam rutinitas harian?

Pameran Paradoks Kehidupan merefleksikan dualitas manusia lewat goresan visual yang penuh makna. Sebuah undangan terbuka untuk melihat bagaimana benturan emosi harian kita bisa dirajut menjadi sebuah harmoni yang utuh.

Lihat Di Sini
Decontructing Memory

Online Exhibition: Deconstructing Memory

Kita tumbuh bersama kenangan—baik yang indah maupun yang meninggalkan luka—hingga tanpa sadar, memori perlahan membentuk cara kita memandang dunia dan diri sendiri.

Deconstructing Memory lahir dari pertanyaan sederhana namun mendalam: Apakah manusia benar-benar ingin kembali ke masa lalunya, atau sebenarnya hanya ingin kembali merasakan dirinya yang pernah utuh?

Baca Selengkapnya
Coloring Therapy Bowgel Iwawa

Coloring Therapy Bowgel Iwawa

Lepaskan penatmu sejenak dan istirahatkan pikiran melalui coretan warna yang menenangkan. Bowgel telah menyiapkan lembar mewarnai eksklusif yang siap menemani ruang terapi kreatif mandirimu. Unduh filenya sekarang dan mulailah mewarnai duniamu hari ini!

Download Di Sini
Bowgel Iwawa

Dreamwalking Series

Ikuti kisah epik Bowgel, Iwawa, dan Tomo saat mereka melintasi batas realita dan melangkah masuk ke semesta imajinasi.

Melalui Dreamswalking Series, kita akan bertualang menelusuri labirin kreativitas yang penuh keajaiban di Dunia Seni ewafebri.
Bersiaplah menyingkap pesan-pesan tersembunyi dan menggali kebijaksanaan mendalam yang tersimpan di balik setiap sudut visualnya.

Baca Kisahnya
Art Journal Dialog Visual

Art Journal: Dialog Visual

Setiap gambar menyimpan cerita, tetapi setiap mata menemukan makna yang berbeda.

Dialog Visual mengajakmu tidak hanya melihat ilustrasi, tetapi juga mendengarkan apa yang muncul di dalam dirimu saat menatapnya. Lima karya, lima percakapan, dan mungkin satu jawaban yang selama ini diam-diam kau cari.

Download Art Journal Di Canva

MEMBUAT ONLINE ART PORTFOLIO MENGGUNAKAN GOOGLE DRIVE

membuat art portfolio dengan google drive



Art Blog Indonesia - ewafebriart.com | MEMBUAT ONLINE PORTFOLIO MENGGUNAKAN GOOGLE DRIVE. Bisakah membuat art portfolio menggunakan Google Drive tanpa kode html maupun css ? Di postingan ini saya akan menceritakan proses membuat portfolio tanpa kode yang rumit, kecuali embedded dari Google saja. Seperti apa ? Begini caranya !

MEMBUAT ONLINE ART PORTFOLIO MENGGUNAKAN GOOGLE DRIVE



Sudah lama banget saya bermimpi membuat Art Portfolio secara online. Itu pula yang menjadi salah satu alasan saya untuk memiliki domain dan Blog khusus seni.

Sayangnya, membuat Portfolio itu tak semudah bayangan saya. Paling tidak kita harus memiliki template website yang compatible, atau kita menggunakan jasa web designer untuk membuat websitenya. 

Mengingat saya adalah Blogger Low Budget yang masih mengandalkan hobi menulis dan menggambar saja, template blog yang memiliki menu portfolio rasanya masih mahal. Hahhaa..

Eits.. tapi saya menemukan cara jitu untuk membuatnya tanpa harus ribet. Hehhe..

MENGAPA MEMBUAT PORTFOLIO ?


Sebelum saya jelaskan tentang cara membuatnya, saya ingin memberikan sedikit perspektif tentang alasan saya ngotot menampilkannya di Blog.

Padahal kan sekarang banyak platform media sosial yang bisa kita jadikan sebagai media portfolio. Ada Instagram, Facebook Page ataupun Pinterest.  Ini dia alasannya !

Berikut ini 8 alasan dan pertimbangan saya tentang pentingnya Portfolio di Blog/website. 


  1. Terbatasnya akses akun sosmed. Kita tahu tak semua orang memiliki akun sosial media. Sementara untuk bisa melihat beranda kita, seseorang harus memiliki akun sosial media tersebut. Ini artinya hanya sebagian saja yang bisa menjangkau karya saya. Apalagi cuma follower yang bisa melihat update karya. Sementara orang yang tidak mem-follow kita, dia tidak akan bisa mengetahuinya kecuali kita beri hashtag yang tepat. Belum lagi ukuran karya kita yang gak selalu Square. Yekan ?
  2. Mimpi dari dulu. Ketika pertama kali saya memiliki ide membuat Blog tentang seni, saya ingin semua informasi termasuk karya yang saya miliki berada pada satu platform saja. Dengan begitu saya bisa menceritakan proses pembuatan karyanya, hasil karyanya dan juga berbagi pengetahuan tentang seni secara bersama-sama. 
  3. Sebagai media untuk merekam dan menyimpan karya-karya yang sudah saya buat (Memory Keeper). Seingat saya, dulu saya memiliki banyak karya namun sebagian hilang dan saya buang. Padahal dengan menyimpan karya lama, saya jadi bisa melihat perkembangan kemampuan saya dalam berkesenian. Itulah yang juga menjadi alasan untuk membuat portfolio.
  4. Menjadi Progress Tracker. Seperti yang saya jelaskan di atas, dengan mengumpulkan karya-karya yang lalu, saya juga bisa melihat perubahan terhadap skill saya. Tentang tekniknya, gayanya bahkan pilihan warna. Hihihi.. Biar suatu hari saya bisa bikin Meme "Then And Now" hahaha.. 
  5. Media branding. Portfolio bisa menjadi media branding seorang artist. Bagaimana menciptakan gaya dan obyek yang konsisten, waran dan karakter karya yang dimiliki, dsb. Ini adalah tempat untuk membangun image dari karya kita. 
  6. Display karya/Marketing. Pun calon klien juga bisa melihat bagaimana gaya dan model karya yang kita miliki. Dengan begitu mereka bisa lebih kenal dengan karya saya sebelum mengajak bekerjasama / membelinya.
  7. Wadah Penyelamatan. Setelah beberapa kali saya mengalami masalah rusaknya gadget, mau tidak mau saya mencoba menyimpan karya saya dalam bentuk online. Hahaha.. Maklum selama ini tempat penyimpanan saya hanya di Memory HP dan Sdcard saja. Hihihi..
  8. Shareable. Memiliki tempat penyimpanan secara online itu paling gampang karena mudah dibagikan, kita tinggal memberikan linknya saja. Negatifnya, tentu saja mudah disalahgunakan orang yang gak bertanggung jawab. Ngesekin emang. Hahaha..


Setidaknya ada 8 alasan kenapa saya pingin banget memiliki portfolio. Tak semata-mata tentang sisi komersil saja, tapi juga sebagai reward atas usaha saya dalam membuat karya. Jadi kalo kangen, saya masih bisa menikmati secara online. Hahaha.. 

CARA MEMBUAT PORTFOLIO 


Setelah beberapa bulan hingga tahun saya mencoba mencari template (gratis) dan gak berhasil, plus nyari cara untuk membuat portfolio pake kode html terlalui rumit. Akhirnya saya menemukan cara bagaimana membuat Portfolio dengan memanfaatkan Google Drive

Teknik embedded mungkin sudah tak asing bagi sebagian Blogger ya ? Nah, kali ini saya memanfaatkan teknik tersebut untuk membuat portfolio. 

Caranya sebagai berikut : 


  • Buat Folder di Google Drivemu dengan nama yang mudah kamu kenali. Contohnya : Portfolio ewafebri. Folder ini nantinya akan berisi tentang karya-karya yang akan kita pamerkan.  
  • Supaya rapi dan terlihat sama, saya menggunakan Canva untuk memberikan batas warna putih/krem sebagai framenya. Jadi jarak yang nanti dihasilkan akan sama satu dengan lainnya. Kalo perlu kalian juga bisa menambahkan informasi karyanya.
  • Sebelum saya upload ke Google drive, terlebih dahulu saya compressed ukuran filenya, sehingga tidak terlalu berat saat di-load melalui website. Trik ini sekaligus untuk mengurangi jumlah storage yang dihabiskan. Hehhee.. 
  • Jangan lupa untuk memberikan nama file, karena nama file ini akan berubah menjadi caption gambar pada saat di embedded di blog. 
  • Supaya portfolio kalian bisa diakses oleh banyak orang, jangan lupa untuk mengaktifkan share linknya. 
  • Melalui laptop kalian bisa mendapatkan share link (embed kodenya) << ini nantinya yang akan kita pasang pada website kita. 
  • Jangan lupa untuk menaruh kode embeddednya pada mode html ya ? Bukan compose. 
  • Kode embedded selalu diawali dengan iframe dan diakhiri dengan /iframe juga. Pastikan kalian memasang kodenya dengan lengkap. 
  • Tunggulah beberapa saat, maka portfolio kalian akan muncul di Blog kesayangan. Hehehe.. 


Sesederhana itu cara bikinnya. Hahaha.. Ke depannya, jika kalian punya foto karya terbaru, tinggal diupload di google drive aja. Nantinya karya tersebut secara otomatit akan muncul di portfolio kalian. 

KESIMPULAN


Perlu dipahami bahwa penggunakan Iframe yang terlalu banyak juga bisa menghambat kecepatan dan performa Blog kamu. Jadi manfaatkan kode tersebut dengan bijak, atau kalian ingin cuek seperti saya ? Gak masalah. Hahaha... 

Doakan kedepannya saya bisa membeli template yang lebih baik dan layak untuk portfolio ya ? Sehingga Blognya makin asyik dikunjungi. Hehhee.. terima kasih sudah membaca. 

SEMANGART ! 


Posting Komentar

0 Komentar