30X30 ARTS FOR THE EARTH : HOPES !

30x30 art for the earth ewafebriart


Art Blog Indonesia - Hello Bowgella ! 30X30 ARTS FOR THE EARTH : HOPES ! Saya tahu judulnya cringe banget ! 五五 Tapi buah pikir sederhana itu yang mendasari saya membuat karya untuk pameran 30 x 30 Arts For The Earth.

Seperti apa karya yang saya buat ? dan apa makna yang terkandung di dalamnya ? Ini dia ulasan lengkapnya !

30X30 ARTS FOR THE EARTH : HOPES !




Menciptakan sebuah karya yang tak hanya mengandalkan imajinasi dan material, tetapi juga menjadikannya alat komunikasi ternyata tak semudah bayangan saya. 

Ada banyak proses pra reproduksi yang saya lakukan hingga memutuskan membuat karya tersebut. 

KONSEP LUKISAN 


Masih melanjutkan tema yang sama dari Pameran yang pertama, saya mengusung isu lingkungan untuk dijadikan ide karya.

Kali ini saya ingin lebih mengembangkan kemampuan dalam membuat karya termasuk tentang teknik dan pemilihan material yang  digunakan.

Masih dengan teknik mixed media seperti karya yang lalu, namun untuk karya terbaru saya berusaha lebih berani mengekspresikan diri lewat sentuhan kuas dan teknik pendukung lainnya.

IDE PIKIRAN


pameran 30x30 art for the earth


Ketika pertama kali saya mendengar bahwa 30 x 30 akan menjadi art project berkelanjutan, saya sudah memiliki bayangan tentang misi apa yang ingin saya tuangkan dalam bentuk lukisan.

Rencana ide artwork selanjutnya adalah berhubungan dengan hutan. Kali ini saya memilih hutan terbakar sebagai obyeknya.

Jika pelestarian alam menjadi jawabannya, maka apa pertanyaannya ? 

KENAPA HUTAN  YANG TERBAKAR ?


Alasannya sederhana, karena kejadian ini cukup relevan dengan keadaan sekarang. Banyaknya hutan yang terbakar dipenjuru dunia, menjadi salah satu kekuatiran tersendiri.

Apalagi kita tahu kebakaran hutan menyebabkan meningkatnya emisi karbon, terganggunya ekosistem secara langsung, merusak keanekaragaman hayati, dan tentu saja menyebabkan gangguan pernafasan bagi manusia dan makhluk lainnya.


Baca Juga : 


PENYEBAB KEBAKARAN HUTAN


Penyebab kebakaran hutan tentu dari banyak faktor. Ada dari alam ataupun ulah manusia itu sendiri.

Contoh beberapa kasus kebakaran yang berasal dari alam : tersambar petir, aktivitas vulkanik, atau pemanasan lapisan bumi (ground fire).

Sementara kasus kebakaran hutan akibat ulah manusia di antaranya : pembukaan lahan baru, prosedur instalasi listrik yang tidak benar, pantulan kaca sinar matahari dari sampah manusia, membuang rokok sembarangan, illegal logging, dan perambahan hutan yang acap kali terjadi.

Berdasarkan isu inilah, akhirnya saya mengangkatnya menjadi bentuk karya seni. Menurut saya kebakaran hutan merupakan ancaman terbesar terhadap keberlangsungan kelestarian alam di bumi.

BAHAN MATERIAL 


Sebagian besar material dari karya ini adalah cat acrylic. Yang membedakan karya ini dengan sebelumnya adalah teknik Clay Sculptural Painting yang saya gunakan.

Untuk menciptakan dimensi yang terlihat timbul, saya menggunakan Clay Air Dryer (DAS) sebagai bahan dasar utamanya. Media yang saya gunakan tentu saja kanvas ukuran 30 x 30, sesuai rule pamerannya. hehehe..

TEKNIK YANG DIGUNAKAN


Secara keseluruhan, saya menggunakan teknik bebas (suka-suka saya, haha). Mengandalkan tissu basah sebagai kuas untuk backgroundnya.

Dan menambahkan texture paste untuk membuat kesan emboss di beberapa area.

Sementara object jamurnya, menggunakan Clay Das yang saya cat bagian atasnya dengan acrylic.

Satu hal lagi yang menarik adalah cat Glow In The dark yang saya tambahkan di beberapa area. Sayangnya, kesan Glow in the dark hanya bisa dinikmati apabila kalian melihatnya secara langsung (tidak melalui foto). Hehhee..

JUDUL LUKISAN 




Mungkin ada yang penasaran kenapa saya memberi judul HOPES. Apa yang melatarbelakangi judul tersebut ?

Apakah kalian sudah pernah membaca postingan saya tentang FILOSOFI JAMUR ? 

Terdapat benang merah antara ide lukisan ini dengan filosofi yang pernah saya bahas sebelumnya.

Jamur merupakan tumbuhan yang mampu mengadaptasi diri di lingkungan apapun (terutama lingkungan dekomposisi). Dia akan tumbuh dengan lebat dan masih pada suhu lembab sekalipun.

Atas filosofi inilah, akhirnya saya menambahkan object jamur sebagai simbol harapan. Meskipun dalam hutan yang sudah terbakar atau rusak, kelak bukan tidak mungkin jamur akan tumbuh di area tersebut.

Bisa dibilang, "Apapun boleh saja rusak/mati. tetapi harapan jangan pernah mati !" ~ ewafebri

Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa hasil karya saya merupakan bentuk sindiran/sarkasme.

Secara logika, " mana ada tumbuhan jamur di saat terjadi hutan kebakaran ? yekan ? ".  hahaha..

Bagi saya, apapun pendapatnya sah-sah saja. Inilah keunikan sebuah karya seni. Siapapun bisa mempersepsikan dengan cara yang berbeda. Tak ada yang benar atau salah. Karena setiap pendapat bukan merupakan kebenaran mutlak.

NOVELTY


Unsur kebaharuan dalam karya ini terletak pada pemanfaatan Clay sebagai object utama selain Bowgel.

Sejujurnya ini kali pertama saya bermain dengan clay untuk membentuk dimensi pada lukisan saya. Meskipun masih jauh dari kata sempurna, tapi saya cukup senang dengan hasilnya.

Puas ? belum ! hahaha..

Masih banyak hal yang ingin saya coba dan kembangkan. Semoga ke depannya karya saya makin terus berkembang dan lebih baik.

Ingin mendapatkan katalog online karya perupa lainnya? KLIK DI SINI! 

KESIMPULAN


Secara personal, ada banyak hal yang saya pelajari selama proses pembuatan karya ini. Tak hanya tentang teknik lukisnya saja, tapi juga nilai-nilai yang sebelumnya tak pernah saya pikirkan setiap membuat karya.

Selain itu, gara-gara karya ini saya banyak membuat research tentang konservasi alam, peradaban 五不 tumbuhan jamur, dan juga hal-hal yang berhubungan dengan lingkungan. Hahaha..

Berimajinasi memang lebih mudah, tapi membuat karya dari hasil buah pikir dan imajinasi, bisa menjadi mediator untuk berkomunikasi.

Ngomongin berkomunikasi, kira-kira hal apa yang kalian pikirkan saat melihat karya ini ? Yuk bagikan pendapat kalian di kolom komentar.

Atau ingin lebih lekat melihat hasil karya kami ? datang aja ke Pameran 30 x 30 nanti. Tempatnya di Thee Huis Gallery. Ajak semua kenalanmu ya ? Mari kita berkomunikasi lewat seni. Hihihihi..

SELAMAT BERKARYA


0 Comments

Dalam beberapa kasus kolom komentarnya tidak mau terbuka, Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.